SEJARAH SINGKAT

SEJARAH PUSAT PENJAMINAN MUTU POLTEKKES KEMENKES ACEH

       Pusat penjaminan mutu Poltekkes Kemenkes Aceh didirikan pada tanggal 02 Februari 2012 Sesuai dengan Surat Keputusan Direktur Nomor DP.03.01/254/2012. Kepala pusat penjaminan mutu di tunjuk dan ditetapkan oleh Direktur. Keberadaan pusat penjaminan mutu Poltekkes Kemenkes Aceh mengacu pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan Peraturan Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi Nomor 62 Tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi Berdasarkan kedua aturan tersebut, maka sistem penjaminan mutu terdiri dari Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) dan Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PD-Dikti).

            Pusat Penjaminan Mutu menyusun dokumen SPMI (Kebijakan SPMI, Standar SPMI, Manual SPMI dan Formulir SPMI) dan pedoman-pedoman lainnya yang mendukung pelaksanaan penjaminan mutu di Poltekkes Kemenkes Aceh. Implementasi SPMI dilaksanakan dengan pendekatan PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian dan Peningkatan standar). Standar SPMI di sosialisasikan seluruh pimpinan, dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan di tingkat Direktorat, Jurusan dan 21 program studi. Keberhasilan penyusunan dokumen-dokumen penting SPMI didukung adanya komitmen yang sangat kuat dari Direktur dan dukungan tenaga dari para auditor internal Poltekkes Kemenkes Aceh baik yang diselenggarakan oleh pihak eksternal maupun internal. Pusat penjaminan mutu mengkoordinir pelaksanaan evaluasi terhadap pencapai standar secara rutin dan hasil temuannya dilakukan pengendalian untuk ditindaklanjuti melalui rapat tinjauan manajemen. Pusat penjaminan mutu berkomitman untuk meningkatkan mutu pendidikan dan memenuhi kepuasan stakeholder internal dan eksternal.