DIREKTORAT PENYEDIAAN TENAGA KESEHATAN MENDAMPINGI AUDITOR AMI POLTEKKES ACEH

Mutu

Tuntutan kualitas sebuah pendidikan mulai marak diperdengungkan dimana civitas akademika harus menerapkan budaya mutu pada kinerjanya. Ketika pelaksanaan evaluasi dijalankan untuk mengetahui ketercapaian tujuan dari visi dan misi yang dijunjung tinggi sebuah perguruan tinggi maka audit mutu mulai digerakkan keseluruh program studi dan unit pengelola program studi tersebut. Termasuk Audit Mutu Internal (AMI) pada setiap poltekkes dilingkungan kementerian kesehatan republik indonesia. Untuk mencapai hasil audit yang maksimal dan tepat sasaran tentunya diperlukan manajemen audit mutu internal yang terstruktur dari kebijakan AMI, pedoman, instrumen, auditor sampai dengan laporan hasil. Poltekkes Kemenkes Aceh tidak tinggal diam. Mengandalkan 39 standar mutu  yang dimilikinya saat ini telah dituangkan dalam formula ceklist untuk mewawancarai beberapa auditee dan mengobservasi dokumen yang dimiliki setiap program studi, pusat dan urusan dalam organisasi Poltekkes Kemenkes Aceh. Dalam acara pembukaan pendampingan AMI, Bapak Dr. Abdurrahman, S.Kp, M.Pd mengatakan bahwa kegiatan AMI bukan ingin menjasmen kesalahan dan kekurangan, melainkan upaya untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan pendidikan ke depan. Seiring dengan hal tersebut perwakilan Tim auditor pusat, bapak Arif Wijaya, S.ST., MKM menyampaikan bahwa tujuan pendampingan AMI semata-mata untuk penguatan SPMI dan siklus PPEPP dapat berjalan dengan baik di Polteekkes Kemenkes Aceh. Acara yang berlangsung dari tanggal 13 sampai dengan 15 oktober 2022 ini dihadiri sejumlah ketua jurusan/program studi beserta koordinator mutu perwakilan masing-masing program studi dan auditor AMI Poltekkes Kemenkes Aceh. Kegiatan ini diawali dengan paparan materi pembuka tentang implementasi AMI Pada perguruan tinggi oleh ibu El Rahmayati, S.Kp.,M.Kes. dalam presentasinya beliau menjelaskan bagaimana pelaksanaan AMI, temuan, tindaklanjut dan RTM, instrument ceklist dan auditor sehingga memberi gambaran bagaimana AMI harus dijalankan pada sebuah Poltekkes. Dalam kegiatan tersebut tim auditor juga meminta koordinator SPMI untuk memaparkan dokumen-dokumen Perjalanan AMI Poltekkes kemenkes Aceh untuk diberikan saran dan masukan serta tindaklanjut terhadap kekurangan pelaksanaan AMI. Bapak Kepala pusat penjaminan mutu Poltekkes Kemenkes Aceh, Dwi Sudiarto, SKM, M.Kes sangat berterimakasih kepada tim pendampingan yang datang ke Aceh, atas masukan untuk perbaikan AMI kedepan, apalagi Poltekkes Kemenkes Aceh akan menghadapi akreditasi kampus (AIPT) ke depannya. isn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *